Cara membuat spanduk menggunakan photoshop

Berikut tutorial membuat spanduk yang akan inwepo berikan dengan menggunakan photoshop :

Langkah Pertama :

Buka aplikasi photoshop dan klik File > New, dan sesuaikan ukuran yang dibutuhkan spanduk yang akan dibuat.

Langkah Kedua :

Kemudian siram dengan Paint Bucket Tool dengan warna yang kita inginkan.

Langkah Ketiga :

Gunakan Eclipse Tools dengan warna yang berbeda, buat dengan kreasi sesuai dengan keinginan kita.

Langkah Keempat :

Masukan tulisan yang akan kita buat di dalam spanduk.

Langkah Kelima :

Masukan juga gambar dari sebelah kiri untuk melengkapinya, bisa juga menggunakan tulisan lain tergantung kreatifitas yang kita miliki agar spanduk lebih menarik.

Langkah Keenam :

Maukan juga gambar sebelah kanannya agar seimbang jika kotak kiri menggunakan gambar alangkah baiknya yang kanan juga menggunakan gambar, dan sebaliknya jika yang kiri menggunakan tulisan kotak kananpun menggunakan tulisan.

Semoga tutorial membuat spanduk ini bermanfaat bagi yang sedang mencari tutorial membuat spanduk untuk keperluannya masing-masing.

Langkah langkah mengoperasikan microsoft excel

CARA MENGOPERASIKAN MICROSOFT EXCEL

DEFINISI

Microsoft Excel (Excel) merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja) yang bisa digunakan untuk membuat tabel dan menyajikan data dalam bentuk grafik. Excel dapat mengolah data (biasanya numerik) walalupun datanya dalam skala besar (tetapi tidak terlalu besar, untuk data yang “super besar” Microsoft punya andalan lain yakni Microsoft SQL Server 2005.

Karena Excel tergabung dengan Microsoft Office, maka sebagian perintah maupun shortcut yang ada di Microsoft Word juga dapat digunakan di Excel. Pada Excel, dalam satu file bisa menampung lebih dari satu lembar kerja. Itulah sebabnya Excel juga dapat dinamakan workbook. Satu sheet Excel terdiri atas 256 kolom (A … IV). Perpotongan antara sebuah kolom dengan sebuah baris dinamakan dengan cell (sel). Letak cell yang sedang aktif ditandai dengan sebuah kotak segi empat berwarna hitam yang dinamakan dengan pointer cell (sel penunjuk).

Penggunaan dasar yang akan dicapai dalam mempelajari Microsoft Excel ini adalah :

Pengolahan data-data secara sederhana dalam lembar kerja Penggunaan fungsi-fungsi standar (built in) yang ada dalam Excel Pemformatan lembar kerja Penggunaan fungsi string Penggunaan fungsi logika Penggunaan fungsi pembacaan tabel Pembuatan grafik Pengurutan dan subtotal.

Untuk menggunakan Excel, maka harus jalankan Excelnya dulu. Lembar kerja Excel akan terlihat seperti dibawah ini : MEMULAI EXCEL 2000 Excel baru dapat dijalankan apabila sistem operasi windows telah kita aktifkan.

Langkah-langkah memulai bekerja dengan Excel 2000 sebagai berikut ;

1. Aktifkan komputer terlebih dahulu.

2. Klik tombol Start yang ada pada batang taskbar.

3. Muncul sejumlah menu, pilih Program.

4. Klik Microsoft Excel 5. Tunggu hingga tampil layar Excel 2000 yang masih kosong (lihat gambar).

6. Excel siap untuk digunakan.

Gambar Tampilan Depan Monitor

JENDELA EXCEL 2000

Setelah Excel diaktifkan, maka akan tampil lembar kerja yang masih kosong dengan nama Book1, seperti berikut ;

Gambar Workbook Microsoft Excel

Jumlah sheet yang ditampilkan pada file baru (new file) dapat diatur melalui menu Tools -> Options -> Tab General -> Sheet in new books (isi sesuai kebutuhan). Ada beberapa operasi yang dapat dilakukan terhadap sheet dalam book. Yaitu, mengganti nama sheet, menghapus sheet, menyisipkan sheet, atau memindahkan sheet. Semuanya dapat dilakukan dengan melakukan klik kanan (right click) terhadap sheet yang bersangkutan.

LEMBAR KERJA

Untuk menjelajah lembar kerja (sheet), pindahkan sel pointer dengan menggunakan tombol-tombol berikut :

: ke atas satu cell

: ke bawah satu cell

: ke kiri satu cell

: ke kanan satu cell PageUp

: satu layar ke atas PageDown

: satu layar ke bawah Ctrl + Home

: ke sel A1 Ctrl + PageUp

: ke sheet sebelumnya Ctrl + PageDown

: ke sheet berikutnya F5 : ke cell tertentu

Selain tombol-tombol keyboard di atas, juga dapat menggunakan mouse. Caranya, klik cell yang ingin dituju. DATA DI DALAM EXCEL

Data di dalam Excel dapat dibedakan menjadi dua, adalah: Data biasa (tidak akan dimanipulasi). Data biasa dimasukkan ke dalam lembar kerja tanpa diawali dengan apapun Data rumus (formula yang menggunakan fungsi). Data rumus harus dimulai dengan = (sama dengan). Contoh memasukkan data :

Cell B4 merupakan contoh pemasukan rumus ke dalam lembar kerja. Selain rumus, juga bisa menggunakan fungsi-fungsi bawaan (built in) yang disediakan Excel.

Beberapa fungsi statistik yang sering digunakan antara lain

: =SUM (range)

: menjumlahkan. Bisa juga menggunakan icon AutoSum ( Σ ) =AVARAGE (range)

: mencari nilai rata-rata =MAX (range)

: mencari nilai tertinggi =MIN (range) : mencari nilai terendah =COUNT (range) : menghitung cacah data (jumlah record) Pembagian data dalam Excel juga dapat dibedakan atas

: Data relatif, merupakan data yang akan berubah alamat cell-nya apabila di copy-kan Data absolut, merupakan data yang alamat cell-nya tetap apabila di copy-kan.

Contoh :

=A1 + $B1

: cell A relatif, sedangkan sel B1 absolut pada kolom B. =C$2 * $D$3

: cell C2 absolut pada baris 2, sel D3 absolut pada kolom D dan baris 3.

MENGKOREKSI

Apabila dalam memasukan data terdapat kesalahan-kesalahan, dapat dilakukan koreksi (edit). Perbaikan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

Menghapus ketikan yang salah dengan menekan tombol Del atau Delete. Ketikan yang salah itu bisa berupa 1 sel aja atau kumpulan dari beberapa cell (blok range). Menimpa (over write) sel yang salah dengan data yang benar. Mengedit isi sel dengan tombol F2 atau Klik isi sel pada Formula Bar. Jika error berlanjut, lihat help pada Excel.

OTOMATISASI

Kadang kita melakukan pekerjaan yang rutin terhadap lembar kerja, misalnya memberikan nomor 1 s/d 1000 atau mencetak deret genap (2, 4, 6, 8, …) atau mencetak nama hari (senin, selasa, rabu, …) atau mencetak bulan (januari, februari, …, desember). Maka kesemuanya itu menggunakan pola. Excel menyediakan suatu formula guna mewujudkan fungsi otomatisasi. Caranya : Klik Edit -> Fill -> Series.

Gambar Series Pada Excel

Impelentasi series ini juga dapat menggunakan bantuan Mouse (drag dan drop mouse) dan kadang membutuhkan kombinasi Mouse + CTRL

MEMFORMAT LEMBAR KERJA Agar lembar kerja terlihatan lebih cantik, menu yang digunakan untuk mempercantik lembar kerja adalah Format -> Cell (CTRL+1)

Gambar Format Cell Pada Excel

Adapun fungsi dari masing-masing tab adalah sebagai berikut : Number, digunakan untuk memformat data numerik Alignment, digunakan untuk mengatur posisi teks dalam sel, baik horizontal maupun vertikal, orientasi teks, maupun penggabungan beberapa sel (merge cells) Font, digunakan untuk menentukan jenis huruf, ukuran, style, warna pada teks Border, digunakan untuk membuat bingkai/garis pada tabel Patterns, digunakan untuk memberikan warna latar belakang, atau arsiran pada cell Protection, digunakan untuk melindungi cell dari pengeditan.

FUNGSI STRING

Fungsi string adalah fungsi untuk melakukan manipulasi data karakter/string. String sendiri merupakan kumpulan karakter, angka, kombinasi huruf & angka. Misalnya, ditemukan string

: 2009-03-888 dimana setiap string mempunyai makna

: 2009 (tahun masuk), 03 (kode kelas) dan 888 (nomor urut siswa). Disini kita akan memanipulasi string sesuai kebutuhan. Adapun fungsi string yang dikenal dalam Excel adalah : LEFT (string;n)

: Digunakan untuk mengambil n karakter dari sebelah kiri string RIGHT (string;n)

: Digunakan untuk mengambil n karakter dari sebelah kiri string MID (string;m;n)

: Digunakan untuk mengambil karakter mulai dari posisi ke-m sebanyak n karakter.

FUNGSI LOGIKA

Fungsi logika adalah fungsi yang dapat digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan yang mengandung pilihan/syarat. Bentuk penulisan (sintaks) dari fungsi logika adalah sebagai berikut :

= IF (kondisi, pilihan1, pilihan2)

Dimana

: Kondisi, setiap ekspresi yang akan diseleksi oleh komputer. Setiap kondisi harus memiliki 1 buah operator relasional. Operator relasional yang dapat digunakan antara lain =, <, <=, =>, >, <> Pilihan1, yang dikerjakan oleh Excel bila kondisi terpenuhi bernilai benar/true Pilihan2, yang dikerjakan oleh Excel bila kondisi tidak terpenuhi/false.

Catatan :

Jumlah IF = Jumlah Kondisi-1 OPERATOR LOGIKA Kita juga dapat menyertakan operator logika dalam penulisan kondisi. Adapun operator logika yang biasa digunakan adalah sebagai berikut : NOT : digunakan untuk membalikkan nilai kondisi. sintaks : NOT (kondisi) AND : digunakan untuk operasi konjungsi. sintaks : AND (kondisi1; kondisi2) OR : digunakan untuk operasi disfungsi. sintaks : OR (kondisi1; kondisi2)

FUNGSI PEMBACAAN TABEL (LOOK-UP)

Tabel merupakan alternatif lain dalam memecahkan masalah-masalah yang mengandung syarat/kondisi dalam Excel, disamping fungsi logika tentunya. Kelebihan dari fungsi pembacaan tabel adalah dapat dimasukan syarat dan pilihan dalam jumlah yang banyak. Adapun langkah-langkah di dalam menggunakan fungsi pembacaan tabel adalah :

1. Susun tabel yang akan dibaca (tabel lookup). Tabel lookup dapat diletakkan pada sheet yang sama dengan tabel utama, atau terpisah di sheet yang lain.

2. Setelah itu, berikan nama untuk tabel lookup. Perintahnya Insert–Name–Define.

3. Gunakan fungsi pembacaan tabel di bawah ini untuk melakukan pengisian : VLOOK-UP : digunakan untuk membaca tabel look-up dengan susunan data perkolom. Sintak VLOOK-UP (cell_pembaca; tabel_look-up; nomor_kolom; true/false). HLOOK-UP : digunakan untuk membaca tabel look-up dengan susunan data per baris. Sintak HLOOK-UP (cell_pembaca; tabel_look-up; nomor_baris; true/false). GRAFIK Grafik merupakan bentuk penyajian lain dari data sehingga akan mudah dimengerti ketika seseorang menganalisa suatu data. Selain dalam bentuk tabel, laporan juga dapat disajikan dalam bentuk grafik. Grafik pada Excel dapat disajikan dalam banyak bentuk dengan sudut elevasi dan perputaran yang dapat di atur sesuai kebutuhan. Disamping itu, langkah-langkah di dalam pembuatan grafik sudah disediakan Excel dalam 4 langkah Wizard. Cara mengaktifkannya wizard tersebut adalah dengan cara meng-klik icon Chart atau klik menu Insert – Chart.

Contoh, Ketiklah tabel berikut dan simpan dengan nama anda sendiri.

Langkah langkah menggunakan microsoft word

# Cara Membuka Microsoft

Word Cara mengoperasikan Microsoft Word tentu saja dengan menginstall program tersebut di komputer, namun biasanya ketika anda membeli sebuah komputer sudah terpasang program tersebut. Berarti langsung cara membuka atau cara menjalankan program.

1. Nyalakan komputer anda dan tunggu sampai proses boating selesai dan komputer masuk ke windows dan siap digunakan.

2. Cari Icon Microsoft Word pada “shortcut” ikon yang ada pada layar utama (Desktop), jika ada klik dua kali pada icon tersebut untuk menjalankan program Microsoft Word.

3. Apabila anda tidak menemukan icon tersebut di layar desktop komputer, anda bisa membukanya dari start menu. Klik start menu >> All Program >> Microsoft Office >> Microsoft Word

4. Satu lagi cara membuka microsoft word yang lebih mudah dan praktis bila anda tidak menemukan Icon Microsoft Word di layar Desktop atau di Taskbar. Klik start menu kemudian tuliskan pada kolom search program and files “microsoft”, lalu klik program microsoft word yang ada di sana.

Inilah permulaan ketika kita belajar cara menggunakan Microsoft Word yaitu dengan membukanya terlebih dahulu dengan beberapa cara. Dan tidak hanya dengan tiga cara tersebut, masih ada beberapa cara lainnya. Oke setelah kita membuka microsoft word, apa yang kita lakukan ?

# Menyiapkan Lembar Kerja Microsoft Word

Ketika anda membuka microsoft word dengan menggunakan cara diatas, anda akan langsung masuk pada lembar kerja microsoft word. Bagaimana tampilan dan menu apa saja yang ada di sana sudah kita bahas lengkap pada artikel sebelumnya. Silahkan baca lagi.

Ada pertanyaan yang mungkin terlontar dari anda yang baru memulai dan baru sekali membuka microsoft word. Apa yang bisa kita lakukan dengan program ini ? Jawabnya banyak sekali, namun lebih spesifik dan khusus untuk pengolah kata, seperti membuat surat, tulisan, karya ilmiah dan lain sebagainya.

Sekarang kita mulai saja dengan membuat tulisan dan mengenal beberapa pengaturan tulisan pada microsoft word secara singkat. Karena pembahasan lengkapnya akan kita bahas pada postingan tersendiri secara detail.

# Mengetik (menulis) beberapa kata dengan Keyboard.

Setelah membuka lembar kerja microsoft word, silahkan coba anda ketik dengan keyboard satu kalimat singkat yang terdiri dari tiga atau empat kata.

Merubah jenis huruf

Semua perintah yang akan gunakan untuk mengedit tulisan pada microsoft word didahului dengan select kata atau kalimat yang akan kita rubah yang di istilahkan dengan “blok”. Caranya klik pada bagian depan kata, kemudian tahan dan geser sampai di bagian akhir kata atau kalimat.

Setelah itu, kita tinggal menuju ke toolbar atau ribbon menu yang terletak di atas lembar kerja kita. Untuk merubah jenis huruf kita berada di tab “Home” kemudian “Font” lalu klik tanda panah ke bawah pada pengaturan jenis huruf (lihat gambr) Akan muncul berbagai macam jenis huruf, pilih dengan cara klik kiri pada mouse anda

Setelah anda klik, maka huruf yang ada pada lembar kerja anda akan berubah jenisnya sesuai dengan yang anda pilih. Dalam cara menggunakan microsoft office word 2010 atau 2007 atau seri berapapun, anda akan selalu melakukan hal ini. Saya identikkan dengan memberikan contoh pengaturan jenis huruf. Berarti ketika anda akan mlakukan apapun pada microsoft word, selalu berhubungan dengan blok “selection” kemudian “Toolbar Menu”. Tutorial terkait : Cara mengatur spasi tulisan di Microsoft Word

# Menyimpan Dokumen Microsoft Word

Langkah kedua setelah kita selesai membuat projek entah itu tulisan, gambar , tabel, grafik, bagan yang intinya kita lakukan dengan lembar kerja microsoft word. Tahap selanjutnya adalah menyimpan dokumen yang sudah selesai kita buat. Cara menyimpan dokumen microsoft word juga dengan melalui toolbar menu. Langkah – langkahnya sebagai berikut.

1. Klik pada “Quick Acces Menu” Icon gambar disket, atau klik “file” lalu pilih save atau save as, atau anda bisa tekan tombol “ctrl + s” pada keyboard anda. Silahkan pilih salah satu.

2. Pilih direktori dimana anda akan menyimpan file tersebut 3. Berinama File lalu klik “save”

Selanjutnya dalam kita mempelajari cara menggunakan microsoft word yaitu membuka file yang sudah kita simpan untuk diedit atau dicetak. Caranya sangat mudah dan bisa dilakukan dengan beberapa cara. Selengkapnya : Cara menyimpan dokumen Word & Excel

# Cara membuka file Microsoft Word Cara pertama adalah dengan membuka atau menjalankan microsoft word, kemudian klik ‘File” selanjutnya klik “Open”.

Cari direktori file yang anda simpan tadi, biasanya anda tidak perlu melakukan ini jika sebelumnya anda tidak menyimpan file lain dengan direktori yang berbeda. jadi akan secara otomatis ditunjukkan pada direktori file tersebut disimpan. Klik pada file kemudian klik “Open”

Demikianlah, beberapa dasar – dasar cara menggunakan Microsoft Word untuk pemula. Setiap kali kita menggunakan microsoft word, akan tidak lepas dari kelima hal yang sudah kita sebutkan satu persatu diatas. Mungkin ini saja pada kesempatan ini, kita akan lanjutkan dengan materi tutorial microsoft word yang lebih spesifik dan detail pada kesempatan selanjutnya. Tetap ikuti terus update artikel belajar komputer hanya di bisakomputer.id.

Dasar listrik dan elektronika

Teori Dasar Elektronika dan Dasar Kelistrikan – Untuk bisa menjadi seorang teknisi elektronika yang handal, seseorang harus mempelajari terlebih dahulu teori dasar elektronika dan kelistrikan. Teori-teori tersebut akan sangat berguna dan membantu saat praktek di lapangan. Teori elektronika ibarat pondasi. Jika pondasi kokoh, maka rumah tak akan mudah ambruk

Ada beberapa sub teori yang harus dipelajari, mulai dari teori elektron, teori atom, arus listrik, tegangan, hukum ohm, dan masih banyak lagi yang lain. Setelah sebelumnya belajarelektronika.net mengajak anda semua untuk melihat info mengenai belajar elektronika dasar, kali ini akan dilanjutkan membahas tentang teori elektronika.

Teori Dasar Elektronika

Berikut ini adalah beberapa teori dasar elektronika serta dasar kelistrikan yang harus anda pelajari dan pahami jika anda ingin menjadi ahli dalam dunia elektronika. Penasaran dengan informasi lengkapnya? Silahkan simak baik-baik informasi lengkap dari belajarelektronika.net di bawah ini

1. Teori Elektron dan Atom

Jika suatu benda atau zat baik itu padat, cair, atau gas, dibagi-bagi menjadi bagian yang paling kecil, dan bagian tersebut masih memiliki sifat asalnya, maka benda atau zat tersebut dinamakan molekul. Jika molekul tersebut terus dibagi-bagi menjadi bagian yang paling kecil sekali, sehingga bagian tersebut tidak memiliki sifat asalnya lagi, maka disebutlah atom.

Kata atom sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yang artinya tidak dapat dibagi-bagi lagi. Jadi atom dapat didefinisikan sebagai bagian yang terkecil dari molekul yang sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi dengan reaksi kimia biasa. Sementara molekul adalah bagian terkecil dari suatu benda yang masih punya sifat asal.

Sebuah atom terdiri dari inti atom alias nukleus yang tersusun dari proton (positif) dan netron (netral), yang dikelilingi oleh elektron (negatif). Sebuah atom dikatakan netral bila memiliki muatan positif dan negatif dalam jumlah yang sama. Dalam teori atom dikenal istilah elektron bebas atau elektron valensi, yakni elektron yang berada di lintasan kulit atom paling luar.

Dalam hukum muatan listrik, jika ada muatan sejenis akan tolak menolak. Sedangkan jika ada muatan tak sejenis maka akan tarik menarik. Dalam teori perpindahan muatan listrik, ada tiga jenis bahan, yakni konduktor atau penghantar, semikonduktor atau setengah penghantar, dan isolator atau penghambat

2. Teori Arus Listrik Definisi arus listrik adalah muatan-muatan negatif atau elektron yang mengalir dari potensial rendah menuju ke potensial tinggi. Satuan arus listrik adalah Ampere. Dalam teori arus listrik, dikenal dua jenis sumber arus listrik, yakni sumber arus listrik searah atau DC dan sumber arus bolak-balik atau AC.

Sumber arus DC adalah listrik yang tidak berubah fasenya. Contohnya adalah baterai, solar sel, accumulator, dinamo dan adaptor. Sedangkan arus AC adalah arus listrik yang berubah-ubah fasenya setiap saat. Contohnya adalah generator, listrik PLN, dan inverter. Alat yang dapat digunakan untuk mengukur arus listrik adalah amperemeter. Rumus Arus Listrik: I=Q/t

Dimana:

I = arus listrik dalam satuan ampere (A)

Q = muatan listrik dalam satuan columb (C)

t = waktu dalam satuan sekon (s)

3. Teori Tegangan Listrik Pengertian tegangan listrik adalah energi atau tenaga yang menyebabkan muatan-muatan negatif atau elektron) mengalir dalam penghantar. Nilai satuan dari tegangan listrik adalah V ( Volt ). Alat yang digunakan untuk mengukur besar kecilnya tegangan listrik adalah voltmeter. Rumus Tegangan Listrik: V=W/Q

Dimana:

V = tegangan listrik dalam satuan volt (V)

W = energi dalam satuan joule (J)

Q = muatan listrik dalam satuan columb (C)

4. Teori Resistor / Hambatan Resistor merupakan komponen elektronika pasif yang berfungsi sebagai hambatan listrik. Satuan nilai resistor adalah Ohm. Alat yang digunakan untuk mengukur besarnya hambatan resistor adalah Ohmmeter. Teori yang erat kaitannya dengan resistor adalah teori George Simon Ohm dengan penelitian kolam air raksanya. Jika dilihat dari bahannya, resistor memiliki 5 jenis, yakni resistor karbon, kompon, kawat gulung, serbuk besi, dan film logam. Sedangkan jika dilihat dari jenisnya, ada resistor tetap, resistor variabel, negative temperatur coefficient (NTC), positive temperatur coefficient ( PTC ), light dependent resistor ( LDR ), dan magnetic dependent resistor ( MDR ). Nilai resistansi yang dimiliki sebuah resistor dapat dilihat dari gelang-gelang warna yang dimilikinya. Gelang pertama menyatakan angka pertama ( digit ke-1 ). Gelang kedua menyatakan angka kedua ( digit ke-2 ). Gelang ketiga menyatakan banyaknya nol atau faktor pengali. Gelang keempat menyatakan toleransi. Hukum yang membahas tentang resistor adalah hukum Ohm yang dikemukakan oleh George Simon Ohm. Hukum tersebut berbunyi, dalam suatu rangkaian tertutup, kuat arus listrik ( I ), berbanding lurus atau sebanding dengan tegangan listriknya ( V ), dan berbanding terbalik dengan hambatan listrik ( R ).

5. Teori Daya Listrik Pengertian daya listrik adalah usaha listrik dalam suatu penghantar setiap sekon atau detik. Rumus daya listrik adalah: P = W/t

Dimana:

P = daya listrik dalam satuan Watt (W)

W = usaha listrik dalam satuan Joule (J)

t = waktu dalam satuan sekon (s)

Sekian informasi mengenai teori dasar elektronika dan dasar kelistrikan. Semoga artikel tadi bermanfaat dan menginspirasi pembaca setia belajarelektronika.net. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman jikalau bermanfaat. Baca juga artikel menarik lainnya mengenai komponen dasar elektronika.

A. Resistor

Resistor (tahanan / hambatan) adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menghambat dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian Elektronika. Satuan Nilai Resistor atau Hambatan adalah Ohm (Ω). Nilai Resistor biasanya diwakili dengan Kode angka ataupun Gelang Warna yang terdapat di badan Resistor. Hambatan Resistor sering disebut juga dengan Resistansi atau Resistance. Jenis-jenis Resistor diantaranya adalah : Resistor yang nilainya tetap Resistor yang nilainya dapat diatur (variable resistor / potensiometer) Resistor yang nilainya dapat berubah sesuai dengan intensitas cahaya (LDR atau Light Dependent Resistor) Resistor yang nilainya dapat berubah sesuai dengan perubahan suhu (PTC atau Positive Temperature Coefficient dan NTC atau Negative Temperature Coefficient) Gambar dan Simbol Resistor :

B. Kapasitor

(Capacitor) Kapasitor (kondensator) adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan energi atau muatan listrik sementara. Fungsi lain dari kapasitor (kondensator) diantaranya adalah dapat memilih gelombang radio pada rangkaian tuner, sebagai perata arus pada rectifier dan sebagai filter dalam rangkaian power supply (catu daya). Satuan nilai untuk kapasitor (kondensator) adalah Farad (F) Jenis-jenis Kapasitor diantaranya adalah : Kapasitor yang nilainya tetap dan tidak ber-polaritas. Berdasarkan bahan pembuatannya maka kapasitor jenis ini terdiri dari kapasitor kertas, kapasitor mika, kapasitor polyster dan kapasitor keramik. Kapasitor yang nilainya tetap tetapi memiliki polaritas positif dan negatif, kapasitor tersebut adalah kapasitor elektrolit atau Electrolyte Condensator (ELCO) dan kapasitor tantalum Kapasitor yang nilainya dapat diatur (Variable Condensator atau VARCO) Gambar dan Simbol Kapasitor :

C. Induktor (Inductor)

Induktor (coil /kumparan) adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai pengatur frekuensi, filter dan sebagai alat kopel (penyambung). Induktor banyak ditemukan pada peralatan atau rangkaian elektronika yang berkaitan dengan frekuensi. Satuan Induktansi untuk Induktor adalah Henry (H). Jenis-jenis Induktor diantaranya adalah : Induktor yang nilainya tetap Induktor yang nilainya dapat diatur atau sering disebut dengan Coil Variable. Gambar dan Simbol Induktor

D. Dioda (Diode)

Diode adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Diode terdiri dari 2 Elektroda yaitu Anoda dan Katoda. Berdasarkan Fungsi Dioda terdiri dari : Dioda Biasa atau Dioda Penyearah yang umumnya terbuat dari Silikon dan berfungsi sebagai penyearah arus bolak balik (AC) ke arus searah (DC). Dioda Zener (Zener Diode) yang berfungsi sebagai pengamanan rangkaian setelah tegangan yang ditentukan oleh Dioda Zener yang bersangkutan. Tegangan tersebut sering disebut dengan Tegangan Zener. LED (Light Emitting Diode) atau Diode Emisi Cahaya yaitu Dioda yang dapat memancarkan cahaya monokromatik. Dioda Foto (Photo Diode) yaitu Dioda yang peka dengan cahaya sehingga sering digunakan sebagai Sensor. Dioda Schottky (SCR atau Silicon Control Rectifier) adalah Dioda yang berfungsi sebagai pengendali . Dioda Laser (Laser Diode) yaitu Dioda yang dapat memancar cahaya Laser. Dioda Laser sering disingkat dengan LD. Gambar dan Simbol Dioda:

E. Transistor

Transistor merupakan komponen elektronika aktif yang memiliki banyak fungsi dan merupakan Komponen yang memegang peranan yang sangat penting dalam dunia elektronik modern ini. Beberapa fungsi transistor diantaranya adalah sebagai penguat arus, sebagai switch (pemutus dan penghubung), stabilitasi tegangan, modulasi sinyal, penyearah dan lain sebagainya. Transistor terdiri dari 3 terminal (kaki) yaitu base/basis (B), emitor (E) dan collector/kolektor (K). Berdasarkan strukturnya, transistor terdiri dari 2 tipe struktur yaitu PNP dan NPN. UJT (Uni Junction Transistor), FET (Field Effect Transistor) dan MOSFET (Metal Oxide Semiconductor FET) juga merupakan keluarga dari transistor. Gambar dan Simbol Transistor :

F. IC (Integrated Circuit)

IC (Integrated Circuit) adalah komponen elektronika yang terdiri dari gabungan ratusan bahkan jutaan transistor, resistor dan komponen lainnya yang diintegrasi menjadi sebuah rangkaian elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bentuk IC (Integrated Circuit) juga bermacam-macam, mulai dari yang berkaki 3 (tiga) hingga ratusan kaki (terminal). Fungsi IC juga beraneka ragam, mulai dari penguat, switching, pengontrol hingga media penyimpanan. Pada umumnya, IC adalah komponen elektronika dipergunakan sebagai otak dalam sebuah peralatan elektronika. IC merupakan komponen semi konduktor yang sangat sensitif terhadap ESD (Electro Static Discharge). Sebagai Contoh, IC yang berfungsi sebagai otak pada sebuah komputer yang disebut sebagai Microprocessor terdiri dari 16 juta transistor dan jumlah tersebut belum lagi termasuk komponen-komponen elektronika lainnya. Gambar dan Simbol IC (Integrated Circuit) :

G. Saklar (Switch)

Saklar adalah komponen yang digunakan untuk menghubungkan dan memutuskan aliran listrik. Dalam rangkaian elektronika, saklar sering digunakan sebagai ON/OFF dalam peralatan elektronika. Gambar dan Simbol Saklar (Switch) :

Teknik instalasi tenaga listrik

Pengertian Listrik & Besaran – besaran Listrik

listrik merupakan suatu muatan yang terdiri dari muatan positif dan muatan negatif , dimana sebuah benda akan dikatakan memiliki energi listrik apabila suatu benda itu mempunyai perbedaan jumlah muatan .sedangkan muatan yang dapat berpindah adalah muatan negatif dari sebuah benda,berpindahnya muatan negatif ini disebabkan oleh bermacam gaya atau energi, misal energi gerak,energi panas dsb.perpindahan muatan negatif inilah yang disebut dengan energi listrik.karena suatu benda akan senantiasa mempertahankan keadaan netral atau seimbang antara muatan positif dan muatan negative. Sehingga apabila jumlah muatan positif lebih besar dari muatan negative, maka benda tersebut mencari muatan negative untuk mencapai keadaan seimbang.

Listrik memiliki besaran-besaran diantaranya sebagai berikut :

Tegangan Listrik

Tegangan listik yaitu perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini mengukur energi potensial dari sebuah medan listrik yang mengakibatkan adanya aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik. Tergantung pada perbedaan potensial listriknya, suatu tegangan listrik dapat dikatakan sebagai ekstra rendah, rendah, tinggi atau ekstra tinggi. Secara definisi tegangan listrik menyebabkan obyek bermuatan listrik negatif tertarik dari tempat bertegangan rendah menuju tempat bertegangan lebih tinggi. Sehingga arah arus listrik konvensional di dalam suatu konduktor mengalir dari tegangan tinggi menuju tegangan rendah.

Arus listrik

Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan couloumb/detik atau Ampere. Contoh arus listrik dalam kehidupan sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat kuat 1-200 kiloAmpere seperti yang terjadi pada petir. Dalam kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit bergantung pada voltabese dan resistansi sesuai dengan hukum ohm.

Hambatan Listrik

Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor ) dengan arus listrik yang melewatinya. Hambatan listrik yang mempunyai satuan Ohm. yang dapat dirumuskan dengan R adalah hambatan (Ohm) V adalah tegangan (Volt) I adalah arus (ampere) Gaya Gerak Listrik ( GGL ) Gaya gerak listrik (GGL) adalah besarnya energi listrik yang berubah menjadi energi bukan listrik atau sebaliknya, jika satu satuan muatan melalui sumber itu, atau kerja yang dilakukan sumber arus persatuan muatan. dinyatakan dalam Volt.

Muatan Listrik

Muatan listrik adalah muatan dasar yang dimiliki suatu benda, yang membuatnya mengalami gaya pada benda lain yang berdekatan dan juga memiliki muatan listrik. Simbol Q sering digunakan untuk menggambarkan muatan. sistem satuan internasional dari satuan Q adalah coloumb, yang merupakan 6.24 x 1018 muatan dasar. Q adalah sifat dasar yang dimiliki oleh materi baik itu berupa proton (muatan positif) maupun elektron (muatan negatif). Muatan listrik total suatu atom atau materi ini bisa positif, jika atomnya kekurangan elektron. Sementara atom yang kelebihan elektron akan bermuatan negatif. Besarnya muatan tergantung dari kelebihan atau kekurangan elektron ini, oleh karena itu muatan materi/atom merupakan kelipatan dari satuan Q dasar. Dalam atom yang netral, jumlah proton akan sama dengan jumlah elektron yang mengelilinginya (membentuk muatan total yang netral atau tak bermuatan).

Kapasitansi

Kapasitans adalah ukuran jumlah muatan listrik yang disimpan (atau dipisahkan) untuk sebuah potensial listrik yang telah ditentukan. Bentuk paling umum dari piranti penyimpanan muatan adalah sebuah kapasitor dua lempeng/pelat/keping. Jika muatan di lempeng/pelat/keping adalah +Q dan –Q, dan V adalah tegangan listrik antar lempeng/pelat/keping, maka rumus kapasitans adalah: C adalah kapasitansi yang diukur dalam farad Q adalah muatan yang diukur dalam coloumb V adalah voltase yang diukur dalam volt.

Induktansi

Induktansi adalah sifat dari rangkaian elektronika yang menyebabkan timbulnya potensial listrik secara proporsional terhadap arus yang mengalir pada rangkaian tersebut, sifat ini disebut sebagai induktasi sendiri. Sedang apabila potensial listrik dalam suatu rangkaian ditimbulkan oleh perubahan arus dari rangkaian lain disebut sebagai induktansi bersama. Satuan induktansi dalam satuan internasional adalah weber per ampere atau dikenal pula sebagai henry (H). Induktansi muncul karena adanya medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik (dijelaskan oleh hukum ampere). Supaya suatu rangkaian elektronika mempunyai nilai induktansi, sebuah komponen bernama induktor digunakan di dalam rangkaian tersebut, induktor umumnya berupa kumparan kabel/tembaga untuk memusatkan medan magnet dan memanfaatkan GGL yang dihasilkannya.

Kuat Medan Listrik

Medan lisrtik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik dimana benda-benda bermuatan listrik lainnya dalam ruang ini akan merasakan atau mengalami gaya listriArah Medan Listrik. Kuat medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.

Fluks Magnet

Fluk magnetik adalah ukuran total medan magnetik yang menembus bidang. secara matematis fluk maknetik didefinisikan sebagi perkalian skalar antara induksi magnetik (B) dengan luas bidang yang tegak lurus pada induksi magnetik tersebut.

BESARNYA: f = B A cos q f = fluks magnetik (weber) B = induksi magnetik A = luas bidang yang ditembus garis gayamagnetik q = sudut antara arah garis normal bidang A dan arah B Berikut besaran listrik, notasi ( simbol ) dan satuan serta hubungan persamaan antara besaran : Besaran listrik satuan dan alat ukurnya :

berikut pengertian dan macam-macam besaran listrik yang sering muncul dalam dunia kelistrika, Semoga bermanfaat.

DIAGRAM GARIS GANDA DAN DIAGRAM GARIS TUNGGAL

Pada cara menggambar dengan garis ganda setiap penghantar digambar dengan garis tersendiri seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 2 memperlihatkan diagram garis ganda untuk sebuah sakelar kutub satu dengan satu titik lampu.

Gambar 2. Diagram garis ganda

Gambar 3 memperlihatkan rangkaian yang sama dalam bentuk diagram garis tunggal. Dalam diagram garis tunggal penghantar-penghantar yang sejenis digambar dengan satu garis dengan beberapa garis lintang kecil.

Jumlah garis lintang ini menyatakan jumlah penghantar sejenis yang ada. Gambar-gambar berikut ini memperlihatkan diagram garis ganda dan diagram garis tunggal untuk beberapa jenis hubungan-hubungan sakelar.

* Diagram instalasi sakelar, lampu dan kotak kontak :

Gambar 4b.

* Hubungan Sakelar Seri

Sakelar seri berguna untuk memutuskan dan menghubungkan dua buah lampu atau dua buah kelompok lampu secara bergantian atau bersamaan

* Hubungan Sakelar Tukar (Hotel)

Sakelar tukar digunakan untuk melayani satu lampu atau kelompok lampu dari dua tempat. Untuk itu digunakan dua sakelar tukar.